Penderitaan
Jiwa menangis diiris sedih
Bermuram durja penuh kesedihan
Jiwa tersedu menagis merintih
Badan terlukai penuh penderitaan
Bagai terdengar angin menderu-deru
Awan tebal begulung-gulung
Halilintar gemuruh bagai peluru
Semesa alam bagai berkabung
Tak ada kawam mengahapus gundah
Tak terdengar langakah awal berkandang
Sendirilah jiwa rasa tenggelam di air bah
Tidak terdengarkah orang menjalang
Hanya terdengar angin sepoi-sepoi
Di angkasa, dingin nan lebar
Adakah uluran tangan sang penolong
Atau hanya bisikan kata sabar dalam hati
Jiwamu sendiri kawanmu sekandung
Tuhan sendiri tempat berlindung
Supaya percaya ddan senantiasa
Bahwa segala penderitaan diri
Tak seberapa dengan penderitaan dunia ini
Bahwa segala penderitaan lambat laun akan hilang di hapus waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar