Selasa, 04 Januari 2011

Selamat pagi
Selamat pagi, sudahkah tuan baca Koran hari ini?
Apa komentar tuan tentang banjir dan bah dan tanah longsor dan gempa bumi di seluruh negeri?
Kuasa alam tuan bilang? Atau musibah? Alam mahabijaksana, tuan tahu itu
Kemarahan alam karena kesemana-menaan dan tuan selalu diam karena tuan juga punya kepentingan
Jadi, kini tuan mau cuci tangan dan pura-pura jadi pahlawan
Selamat pagi, sudahkah tuan baca Koran hari ini?
Apa pendapat tuan tentang penggusuran dan penertiban yang selalu dengan penindasan
Dimana kedudukan tuan? Kepentingan apa dan siapa yang tuan pertahankan?
Karena selama ini saya melihat pembangunan selalu menggusur orang miskin
Bukan menggusur kemiskinan
Apa pendapat tuan? Tuan selalu diam, ini yang kedua kalinya
Selamat pagi, sudahkah tuan baca Koran hari ini?
Apa pendapat tuan tantang pencurian, korupsi, penipuan, penggelapan dan akal-akaln yang dilakukan kelompok tuan? Tuan tidak tahu atau pura-pura tak tahu?
Atau tuan malu karena tuan diam-diam berbuat seperti itu? Pantas saja kalau begitu
Tuan selalu diam kalu ditanya, ini kesimpulan sementara dari saya
Selamat pagi tuan, terlalu banyak hal yang buruk yang sebenarnya tuan ketahui tetapi tuan tak melakukan apa-apa atau tak berani melakukan apa-apa
Kenapa? Karena kepala, tangan, kaki, dan hati tuan tergadai oleh hasrat dan keninginan tuan atau bahkan anak dan istri tuan juga melakukan hal yang sama
Jadi apa yang seharusnya aku katakana kepada negeri yang luas ini
Rakyat yang masih terlonta-lonta dengan hidup hanya mengejar harta
Sekalipun bermodal pendidikan dasar atau anak buah tuan sendiri ada yang seperti mereka
Menghamba taka pa asal dapat bertahan hidup di metropolitan ini
4-01-2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar